Selasa, 26 Januari 2016


Rangkuman Sistem Reproduksi Manusia


Gambar di samping adalah alat reproduksi pada manusia. Apa saja nama alat-alat tersebut? Apa fungsinya? Peristiwa apa saja yang terjadi pada alat-alat tersebut? Kelainan atau penyakit apa saja yang dapat menyerang alatalat tersebut? Ayo temukan jawabannya dengan mempelajari bab ini.

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kamu dapat menyebutkan organ penyusun sistem reproduksi pada manusia, mendeskripsikan fungsi atau sistem reproduksi, mendeskripsikan kelainan atau penyakit yang menyerang sistem reproduksi manusia, dan menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem reproduksi manusia.


Rangkuman Sistem Reproduksi Manusia


Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak untuk mempertahankan jenisnya. Oleh karena itu, manusia juga berkembang biak untuk mempertahankan jenisnya. Laki-laki yang sudah mengalami pubertas akan menghasilkan spermatozoa. Sedangkan, perempuan yang sudah mengalami pubertas akan menghasilkan ovum. Pertemuan antara sperma dan ovum akan menghasilkan zigot. Untuk lebih mengetahui tentang sistem reproduksi pada manusia, mari cermati uraian berikut.



Alat kelamin pria berfungsi menghasilkan spermatozoa dan alat kelamin wanita menghasilkan ovum.

Alat kelamin pria terdiri dari testis, saluran reproduksi, kelenjar kelamin, penis, dan skrotum.

Vas deferens adalah sebuah saluran dari bagian bawah epididimis mengarah ke atas, kemudian melingkar dan salah satu ujungnya berakhir pada kelenjar prostat.

Vesikula seminalis adalah kantung sperma berupa dua buah kelenjar tubulus yang terletak di kanan dan kiri di belakang kandung kemih.

Alat kelamin pada wanita terdiri dari mons veneris, labia mayora, klitoris, kelenjar vestibularis mayor (bartholini), vagina, uterus, oviduk, dan ovarium.

Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma, sedangkan oogenesis adalah pembentukan sel telur (ovum).

Spermatogenesis dipengaruhi oleh Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH).

Menstruasi adalah pendarahan yang terjadi akibat meluruhnya lapisan endometrium karena tidak terjadi fertilisasi.

Implantasi adalah proses perlekatan embrio ke dinding sel.

Kelainan atau penyakit pada sistem reproduksi dapat disebabkan oleh fertilisasi atau karena serangan virus atau bakteri.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun