Minggu, 13 Maret 2016

Bumi Sebagai Planet - Lithosfer, Atmosfer, Pergerakan Bumi. Dari angkasa, bumi nampak beraneka warna dengandominasi warna biru yang merupakan pantulan cahaya darisamudra, warna hijau yang merupakan pantulan hutan, danwarna merah pantulan dari padang pasir. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa permukaan bumi terdiri atas daratanyang tersusun oleh batuan dan lautan. Daratan bumi yangtersusun dari batuan disebut dengan litosfer. Untuk menjagapermukaan bumi dari cahaya matahari dan tabrakan denganbenda langit lain, maka permukaan bumi ini dilapisi olehatmosfer.





Litosfer

Litosfer adalah bagian dari daratan bumi yangberupa batu-batuan. Pada dasarnya, batu-batuan ini dapat digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu batuan beku, batuansedimen, dan batuan metamorf.Batuan beku adalah batuan yang pertama kali muncul di permukaan bumi. Batuan ini merupakan hasil letusangunung berapi atau intrusi magma. Berdasarkan warnanya,batuan ini digolongkan menjadi dua jenis, yaitu batu basaltyang warnanya gelap, dan batu granit yang memiliki warnayang lebih terang dari batu basalt. Batuan sedimen adalahbatuan endapan yang berasal dari erosi dan pelapukan yangdilakukan oleh air. Contoh jenis batuan ini adalah batu pasirdan lempung. Batuan ini merupakan batuan sedimen yangterkubur pada tekanan dan suhu yang tinggi. Contoh batuanmetamorf adalah batu marmer.

Ketiga batuan ini membentuk siklus yang disebutdengan siklus Litosfer (siklus batuan). Magma atau lavayang keluar dari gunung berapi mengeras membentukbatuan beku yang kemudian mengalami pelapukan dan erosisehingga berubah menjadi batuan sedimen. Melalui prosesyang lama, batuan ini kemudian terkubur dan membentukbatuan metamorf.

Litosfer


a. Pelapukan
Pernahkah kamu memperhatikan rumah tua yangmungkin ada di sekitar lingkungan rumahmu? Lihatlahbagaimana rumah yang tadinya berdiri kokoh dalam kurunwaktu yang relatif lama, kemudian ditumbuhi oleh pohonpohonanyang rindang, merambat, dan memenuhi dindingdindingnya.Bagaimana itu terjadi? Dinding rumah yangtadinya kokoh lambat laun merapuh dan mudah ditumbuhilumut dan tanaman rambat lainnya terjadi akibat dindingitu mengalami proses pelapukan. Pelapukan secara umumdiartikan sebagai perubahan yang terjadi pada batuan akibatadanya kontak atau interaksi dengan atmosfer, hidrosfer(air), maupun biosfer (makhluk hidup).

Berdasarkan proses penguraian yang terjadi selamapelapukan, peristiwa ini kemudian dikelompokkan menjadidua, yaitu pelapukan fisika dan pelapukan kimia. Pelapukanfisika adalah proses pelapukan yang merubah batuan besarmenjadi bagian-bagian yang berukuran lebih kecil, misalnyapelapukan batu menjadi kerikil atau pasir. Pelapukan iniditandai dengan ukuran butir batuan yang dihasilkanmasih kasar dan komposisinya masih sama dengankomposisi batuan awalnya. Pelapukan fisika dapat terjadikarena membekunya air dalam batuan (pembajian olehes), tumbuhan dan hewan, pelepasan tekanan, tumbuhnyakristal garam, dan perubahan suhu. Sedangkan, pelapukankimia adalah proses pelapukan yang mengubah batuanmenjadi suatu mineral yang baru. Pelapukan ini terjadiakibat mineral-mineral pada batuan induk bereaksi denganion-ion yang ada di atmosfernya.

Peristiwa terjadinya pelapukan kimia dapat dipercepatoleh adanya air dan jumlah yang relatif banyak, suhu yangtinggi, dan luas permukaan yang besar. Pelapukan kimiaditandai dengan dihasilkan mineral baru yang berbedadengan batuan asalnya dan butirannya pun sangat halus.Setiap batuan memiliki kemampuan yang berbedauntuk bertahan dari proses pelapukan. Buktinya, bumi yangsebagiannya merupakan batuan, kini memiliki bentuk yangseperti kita ketahui sekarang, terdiri atas dataran rendah,bukit, lembah, dan dataran tinggi.

b. Pembentukan Tanah
Tanah adalah salah satu hasil pelapukan batuan yangterjadi melalui proses kimia juga fisika. Telah disebutkansebelumnya bahwa pada suatu permukaan batuan yangsering mengalami kontak dengan air akan mudah ditumbuhioleh lumut. Selama pertumbuhannya, lumut akan mengambilmineral yang ada di dalam batuan sebagai makanannya.

Kemudian, lumut akan mengeluarkan mineral baru yangmenempel pada batuan yang ditempatinya. Partikel mineralbaru ini bersama-sama debu atmosfer dan bahan organiksisa tumbuhan lumut yang telah mati terkumpul di celahcelahbatuan dan membentuk kantung-kantung tanah. Sporadari jenis tumbuhan lain hinggap pada kantung tanah ini dan memperoleh makanan darinya sehingga tumbuhanini tumbuh tinggi. Proses pertumbuhan ini memberikankesempatan terhadap proses pelapukan. Setelah kurun waktuyang cukup lama, kantung-kantung tanah ini makin tebal danakar-akar tumbuhan makin kuat menahan tanah sehingga tidak mengalami erosi. Seiring bertambahnya waktu, tanahini pun bertambah tebal dan luas.





Atmosfer Bumi

Seperti planet lain, atmosfer yang menyelimuti bumipun berwujud gas. Dilihat dari kandungannya, atmosferbumi memiliki keunikan bila dibandingkan dengan atmosferdi planet lain. Adapun kandungan atmosfer bumi dapatdilihat pada tabel berikut ini.

Atmosfer Bumi


Kandungan gas dalam atmosfer bumi terjaga olehaktivitas pernafasan makhluk hidup yang ada di dalamnya.Manusia dan hewan menghirup oksigen dan melepaskankarbon dioksida, sementara tumbuhan sebaliknya, menghirupkarbon dioksida dan melepaskan oksigen. Di bumi,atmosfer berfungsi sebagai pelindung bagi bumi darihantaman benda-benda langit dan berperan sebagai efekrumah kaca. Atmosfer bumi diciptakan tembus pandang agarmemungkinkan cahaya matahari menembusnya dan sampaidi permukaan. Selain itu, atmosfer bumi pun bertugas untukmenahan sebagian panas matahari yang dipantulkan bumi.Dengan demikian, suhu bumi akan tetap terjaga dan manusiatetap hidup karena suhunya yang hangat.





Pengaruh Pergerakan Bumi

Sebagai planet, tentunya matahari akan berevolusimengelilingi matahari dan berputar pada porosnya(berotasi). Sebagai aktivitas periodik, rotasi dan revolusibumi pun memberikan pengaruh terhadap peristiwa yangterjadi di bumi.

a. Pengaruh Rotasi Bumi
Gerak rotasi bumi menyebabkan cahaya matahariditerima oleh bagian-bagian bumi secara bergantian. Saatsuatu bagian bumi terkena cahaya matahari, maka bagiantersebut mangalami siang hari. Sementara, ketika bagianyang tidak terkena cahaya matahari, maka bagian itu mengalami malam. Proses pergantian siang dan malam akanterus terjadi selama bumi masih berotasi.

Akibat lain dari rotasi bumi adalah munculnya geraksemu dari matahari dan bintang. Ketika kita melihat bintangdi malam hari yang tebit dari timur dan tenggelam di baratkemudian diganti oleh matahari yang juga muncul di timurdan menghilang di barat pada siangnya, kita merasakanseolah-olah mereka yang bergerak mengelilingi bumi.Padahal, yang sebenarnya bergerak adalah bumi.

Untuk menentukan tempat-tempat di bumi, dibuatlahgaris-garis khayal berupa koordinat yang terdiri atas garislintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis yang ditarikdari barat ke timur sejajar garis khatulistiwa. Sementara,garis bujur adalah garis yang ditarik dari kutub utara kekutub selatan bumi. Rotasi bumi menyebabkan perbedaanwaktu untuk setiap perbedaan garis bujur. Garis bujur 0° ditetapkan berada di kota Greenwich, sebuah kota di Inggris.Waktu di kota ini biasanya disebut Greenwich Mean Time(GMT). Tempat yang yang terletak 15° sebelah timur kotaini, memiliki waktu lebih cepat 1 jam dari GMT. Dan tempatyang berada 15° sebelah barat dari kota itu waktunya lebihlambat 1 jam dari GMT. Dengan kata lain, setiap berbeda 1°garis bujur, waktunya pun akan berbeda 4 menit.

Pengaruh Pergerakan Bumi


b. Pengaruh Revolusi Bumi
Selama bergerak, sumbu bumi membentuk sudut 23,5°terhadap garis tegak lurus pada bidang eliptika (bidangedar bumi). Akibatnya, lama pemanasan yang diterimasetiap kutubnya berbeda-beda. Peristiwa yang merupakanpengaruh dari revolusi bumi adalah:
a) Adanya pergantian musim.
b) Perubahan lamanya siang dan malam.
c) Gerak semu matahari.
d) Perbedaan lokasi kemunculan benda langit setiapbulannya.





Pengaruh Teknologi terhadap Lingkungan

Telah disebutkan bahwa manusia bertugas untukmenjaga keseimbangan atas keberadaan seluruh anggotatata surya, terutama bumi yang menjadi tempat tinggalnya.Setiap aktivitas makhluk hidup, terutama manusia sebagaisatu-satunya makhluk yang memiliki akal, tentunya akansangat berpengaruh terhadap keseimbangan bumi. Manusiadengan akal yang dimiliki telah membuat kemajuankemajuanyang mempermudah kehidupannya namun takjarang merusak alam, di antaranya dalam bidang teknologi.Ketidakseimbangan alam yang kini dan mungkin nanti akandirasakan manusia akibat kurang terkontrolnya perkembanganteknologi di antaranya adalah sebagai berikut.

a. Kebocoran Lapisan Ozon
Ozon adalah lapisan terluar atmosfer bumi yang disusunoleh tiga buah molekul oksigen (O3). Ozon merupakanlapisan yang melindungi bumi dari radiasi cahaya matahari.


Pengaruh Teknologi terhadap Lingkungan


Perkembangan teknologi yang dibuat manusia telahmerusak keseimbangan lapisan ozon. Pembuatan senyawakimia CFC (clorofluorocarbon) yang banyak digunakan padaalat pendingin ruangan (air conditioner) dan lemari es (freezer)serta berbagai janis parfum, telah menipiskan lapisan ozonbumi. Hal ini mulai diketahui pada tahun 1980-an setelah ditemukannya lubang ozon di atas benua Antartika. Untukmenghindari penipisan lapisan ozon yang lebih lanjut secaraglobal di seluruh dunia, penggunaan senyawa CFC danalat-alat yang menggunakannya harus dikurangi. Jika tidak,lapisan yang melindungi bumi dari radiasi matahari akanterus berkurang, bahkan hilang sama sekali. Hal ini dapatmembahayakan manusia karena radiasi matahari dapatmenyebabkan kanker kulit.

b. Hujan Asam
Hujan asam merupakan peristiwa merugikan yangterjadi akibat adanya polusi udara yang berlebihan. Senyawahidrokarbon hasil pembakaran bahan bakar kendaraanbermotor dan pabrik-pabrik akan bereaksi dengan senyawaoksida nitrogen dan senyawa sulfur yang ada di atmosfersehingga membentuk sulfida asam. Zat yang bersifat asam iniakan jatuh ke bumi bersama hujan. Hujan yang demikianlahyang disebut dengan hujan asam.Hujan ini merugikan, bahkan berbahaya bagi manusiakarena bangunan-bangunan yang dibuat dari pasir akancepat rusak, bahkan lambat laut hutan pun akan mati. Dapatdibayangkan efek yang akan dirasakan oleh manusia ketikabangunan-bangunan rusak dan hutan mati. Secara otomatis,air dan bahan makanan pun akan sulit ditemui.

c. Efek Rumah Kaca
Telah disebutkan bahwa atmosfer bumi menahansebagian panas yang diberikan matahari ke bumi. Padadasarnya, efek rumah kaca sangat bermanfaat untukkeberlangsungan kehidupan di bumi karena dapat menjagakehangatan suhu bumi. Jika tidak ada efek rumah kaca,maka bumi akan menjadi planet yang sangat dingin, dengansuhu mencapai -20° C. Namun, akibat keserakahan manusia,terjadinya efek rumah kaca kini membawa kerugian.Pembakaran bahan bakar fosil dan penggunaan bahanpengganti CFC, kada CO2 di atmosfer yang meningkat telahmemacu peningkatan efek rumah kaca. Akibatnya, terjadipeningkatan suhu atau pemanasan global di permukaanbumi. Jika pemanasan global terjadi, maka penguapan dipermukaan bumi pun akan semakin cepat dan akhirnyaplanet ini akan mengalami kekeringan yang mengakibatkantidak memungkinkan adanya lagi kehidupan.





Sekian mengenai Bumi sebagai Planet, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun