Jumat, 13 Mei 2016

Perjuangan Mempertahankan Republik Indonesia



Soeharto selama ini hanya dikenal sebagai presiden yang turun dari jabatannya akibat gerakan reformasi tahun 1998. Namun, sejarah membuktikan bahwa kepiawaiannya saat berada dalam dinas militer TNI AD, menempatkannya sebagai tokoh penting.


Beliau berperan menyelesaikan beragam peristiwa dan pemberontakan. Dua di antaranya adalah saat menjabat sebagai Panglima Mandala Pembebasan Irian Barat dan Panglima Komando Strategi Cadangan TNI AD (Pangkostrad) saat penumpasan pemberontakan G 30 S/PKI. Dua peristiwa besar itu tidak bisa lepas dari tangan dinginnya.



Beliau tentu tidak sendirian dalam menyelesaikan peristiwa separatisme dan pemberontakan di Indonesia. Rakyat dan TNI merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam perjuangan. Permasalahannya, mengapa di Indonesia sering terjadi tragedi dan konflik?

Perjuangan Mempertahankan Republik Indonesia


1. Hasil kesepakatan Konferensi Meja Bundar menyatakan bahwa masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun setelah pengakuan kedaulatan RIS. Adanya perbedaan penafsiran antara Indonesia dan Belanda menjadi latar belakang masalah Irian Barat ini.

2. Untuk menyelesaikan masalah Irian Barat ditempuh cara-cara berikut ini.
a. Jalur diplomasi melalui perundingan.
b. Konferensi ekonomi.
c. Konfrontasi melalui Trikora.

3. Trikora berisi hal-hal berikut ini.
a. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda.
b. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat.
c. Bersiap untuk mobilisasi umum.

4. Masalah Irian Barat diselesaikan setelah pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera). Berdasarkan Pepera diputuskan bahwa Irian Barat tetap merupakan bagian dari wilayah Republik Indonesia.

5. Tragedi nasional dan konflik internal dilatarbelakangi oleh hal-hal berikut.
a. Dampak persoalan hubungan pusat dan daerah.
b. Persaingan ideologis Islam dan komunis.
c. Penataan organisasi pemerintahan dan kemiliteran.

6. Peristiwa Madiun tahun 1948 dilatarbelakangi oleh keinginan PKI untuk membentuk negara Republik Soviet Indonesia. Pemberontakan tersebut ditumpas oleh TNI Divisi Siliwangi.

7. Imam DI/TII adalah S.M. Kartosuwirjo dengan pusat gerakan di Jawa Barat. DI/TII juga berkembang di Jawa Tengah (Amir Fatah), Aceh (Daud Beureuh).

8. Pemberontakan PKI dilatarbelakangi oleh hal-hal berikut.
a. Dikeluarkannya konsep Nasakom oleh Bung Karno.
b. Terbentuknya poros Jakarta-Beijing-Pyongyang.
c. Keinginan untuk mengganti dasar negara Pancasila dengan komunisme.

9. Pemberontakan PKI 1965 dipimpin oleh D.N. Aidit dengan komandan lapangan Letkol Untung. Penumpasan PKI dipimpin oleh Pangkostrad Mayjen Soeharto.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun