Selasa, 07 Juni 2016

Rangkuman Dinamika Kehidupan pada Masyarakat Global


Bermula dari keterpurukan ekonomi pasca Orde Lama, Indonesia terbelit utang luar negeri yang sangat besar. Lembaga-lembaga ekonomi internasional mengucurkan bantuan dengan syarat yang mudah. Kehidupan selama Orde Baru mengalami peningkatan.



Akan tetapi, pembangunan yang didasarkan pada utang luar negeri menyebabkan kita kehilangan kemandirian. Krisis multidimensi pun melanda Indonesia sehingga para mahasiswa keluar kampus untuk menyuarakan perubahan. Sejauh itulah kita akan mempelajarinya dalam bab berikut ini.

Dinamika Kehidupan pada Masyarakat Global



1. Sejarah Orde Baru dimulai tanggal 12 Maret 1967 dengan ditandai pergantian presiden Indonesia. Orde Baru memimpin pemerintahan Indonesia selama 32 tahun. Pada masa ini pemerintah menerapkan program pembangunan antara lain program keluarga berencana, program B3B (bebas tiga buta), menerapkan Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh (GNOTA), serta melaksanakan pembangunan lima tahun.

2. Krisis yang terjadi pada tahun 1997 menyebabkan runtuhnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintah. Apalagi, pemerintah kurang peka dalam mengatasi krisis ini. Hal ini memunculkan gerakan reformasi di Indonesia. Berawal dari gerakan reformasi ini, pemerintahan Orde Baru akhirnya meletakkan kekuasaannya.

3. Indonesia merupakan bagian masyarakat dunia. Oleh karena itu, Indonesia juga berperan aktif dalam lembaga internasional. Keikutsertaan Indonesia dalam lembaga internasional dapat dilihat dari perannya dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA), Gerakan Non-Blok, ASEAN, APEC, maupun PBB.

4. Globalisasi merupakan hubungan integrasi antarbangsa di dunia secara global yang melewati batas-batas negara. Globalisasi ditandai antara lain menipisnya batas-batas negara, terjadinya perdagangan bebas, meningkatnya wawasan masyarakat dunia, munculnya liberalisme dalam segala bidang kehidupan, runtuhnya kedaulatan negara, serta terjadinya transformasi budaya.

5. Globalisasi membawa dampak bagi masyarakat, baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif globalisasi antara lain menjalankan pemerintahan secara terbuka dan demokratis, mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri, meningkatkan produktivitas kerja masyarakat, dan mendorong peningkatan gerak sosial masyarakat. Dampak negatif globalisasi antara lain memudarnya rasa nasionalisme, memudarnya rasa cinta terhadap produk-produk dalam negeri, munculnya kesenjangan ekonomi, memudarnya nilai-nilai sosial masyarakat, serta munculnya benturan budaya.

6. Kerja sama ekonomi internasional adalah bentuk kerja sama yang timbul dalam rangka memenuhi kebutuhan suatu negara yang terlibat di dalamnya.

7. Faktor-faktor yang mendorong timbulnya kerja sama antarnegara antara lain peran aktif negara dalam menjaga kepentingan nasional, pengaruh globalisasi dunia, dan merosotnya investasi di dalam negeri. 

8. Tujuan kerja sama antarnegara di antaranya membantu peningkatan ekspor impor, mempercepat pembangunan nasional, membebaskan negara dari keterbelakangan ekonomi, mempererat jalinan persahabatan antarnegara, serta memelihara perdamaian dunia.

9. Kerja sama ekonomi antarnegara ternyata memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian suatu negara. Dampak yang diakibatkan kerja sama ekonomi dapat berupa dampak positif dan negatif.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun