Kamis, 03 November 2016

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia - Manusia mengalami dua tahap pertumbuhan dan perkembangan, yaitu prakelahiran dan pascakelahiran. Berikut ini adalah uraian tentang tahapan pertumbuhan prakelahiran dan pascakelahiran pada manusia.



Pertumbuhan Prakelahiran


Proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dimulai sejak terjadinya fertilisasi (pembuahan ovum oleh sperma) yang membentuk zigot. Zigot terus membelah membentuk embrio. Berikut ini adalah pertumbuhan dan perkembangan prakelahiran pada manusia.

a. Fertilisasi (Pembuahan)
Pada proses ini terjadi pembuahan antara sel telur dan sel sperma yang menghasilkan zigot, secara genetik bisa laki-laki atau perempuan. 
b. Hari ke-6 s.d 9
Pada fase ini, embrio akan menanamkan diri atau menempel pada rahim ibunya.
c. Minggu ke-2
Di sini terjadi pertumbuhan pertama sel-sel otak embrio.
d. Minggu ke-3
Jantung embrio mulai berdenyut, semula hanya memiliki 1 ruang.
e. Minggu ke-4
Sirkulasi dari dan ke plasenta dimulai.
f. Minggu ke-5
Bagian-bagian otak mengalami spesialisasi fungsi.
g. Minggu ke-6
Aktivitas sistem saraf bisa dicatat.
h. Minggu ke-8
Embrio telah menjadi fetus karena telah selesai proses organogenesis (perkembangan dan pembentukan organ).
i. Minggu ke-10
Fetus telah sanggup mempertahankan kedudukan wajahnya dan posisi menghisap ibu jari, membuat gerakan bernapas dan gerakan menelan.
j. Minggu ke-11 s.d 13
Sumsum tulang mulai memproduksi sel darah putih.
k. Minggu ke-14
Fetus bereaksi terhadap suara dan ada reaksi bila mendengar.
l. Minggu ke-15 s.d 16
Sidik jari fetus telah ada, saraf telah dilapisi myelin, dan seluruh tubuh fetus sensitif terhadap sentuhan.
m. Minggu ke-19
Bayi masih berumur muda.
n. Minggu ke-24
Pada umur ini, bila bayi lahir kemungkinan bisa bertahan hidup di luar rahim.
o. Minggu ke-38
Biasanya bayi lahir pada umur ini.


Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia


Pertumbuhan Pascakelahiran


Setelah bayi lahir, tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia adalah masa balita dan anak-anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa tua (manula).

a. Masa Balita dan Anak-Anak
Kelahiran merupakan perubahan lingkungan. Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi setelah kelahiran merupakan suatu proses kelanjutan dari proses perubahan dari embrio dan janin. Bayi sangat membutuhkan ASI (Air Susu Ibu) untuk pertumbuhannya. Setelah bayi lahir, penyesuaian yang pertama kali adalah pernapasan karena setelah lahir persediaan O2 dari ibu terputus. Saat bayi lahir, perubahan mendadak antara udara yang hangat di dalam rahim dengan udara luar yang dingin menyebabkan bayi menangis sehingga menarik udara masuk paru-paru dan pernapasan pun dimulai.
b. Masa Remaja dan Masa Pubertas
Menjelang usia 6 - 11 tahun, mula-mula pertumbuhan badan terjadi secara cepat, kemudian melambat. Anak mulai tidak tergantung orang tua, mulai berkembang akal pengendalian diri. Membentuk kelompok dan kumpulan tersendiri. Mulai berminat pada perilaku yang baik, dan teratur. Kecerdasan dan pengertian berkembang, menyadari pentingnya belajar, mulai mengembangkan cara-cara baru dalam membaca dan belajar.
c. Masa Dewasa
Pada masa dewasa, pertumbuhan tinggi badan pada manusia berhenti.
d. Manula
Manusia tidak selamanya berada dalam puncak kekuatan.



Sekian mengenai Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia, semoga ini dapat bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun