Selasa, 14 Maret 2017

Pengertian Jenis Macam Zat Adiktif - Berikut ini adalah uraian tentang zat adiktif. Pelajarilah dengan saksama agar kamu dapat  memahaminya.



Pengertian Zat Adiktif dan Jenis-Jenis Zat Adiktif
Zat adiktif adalah zat yang dapat menyebabkan efek ketagihan bagi pemakainya sehingga dapat mempengaruhi pengguna untuk terus mengkonsumsinya. Efek yang paling berpengaruh bagi pengguna adalah efek secara psikologis yang dapat menyebabkan ketergantungan terhadap zat tersebut, selanjutnya akan berpengaruh terhadap kondisi fisiknya. Banyak terdapat zat-zat yang bersifat adiktif. Namun, tidak semua jenis zat adiktif dikenal oleh masyarakat umum. Dari berbagai zat yang bersifat adiktif, masyarakat lebih mengenal zat adiktif pada rokok dan minuman keras karena terlihat bahwa konsumen rokok dan minuman keras mengalami efek ketagihan.



Rokok dan Minuman Keras Beserta Dampaknya
Rokok merupakan jenis benda yang memiliki sifat adiktif. Rokok berasal dari pohon tembakau yang dikeringkan, lalu dibungkus dengan kertas. Rokok dapat dinikmati oleh konsumen dengan membakar ujung rokok, lalu dihisap.

Rokok mengandung berbagai macam racun yang dapat merusak kesehatan penggunanya. Orang yang merokok tidak hanya merugikan dirinya sendiri, tetapi juga dapat mengganggu orang lain di sekitarnya. Telah banyak orang mengetahui bahwa merokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Namun, pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak orang yang tidak bisa menghentikan kebiasaan merokok.

Ketika rokok dibakar, akan timbul berbagai jenis racun yang dikandungnya. Dalam rokok terdapat tidak kurang dari 1000 macam racun. Dari berbagai racun yang terkandung dalam rokok, kita lebih mengenal nikotin. Nikotin memiliki sifat adiktif yang cukup kuat. Selain nikotin, masih banyak zat-zat berbahaya pada rokok. Berikut ini adalah beberapa zat racun yang terdapat pada rokok.

a. Nikotin
Nikotin merupakan racun yang terdapat pada tembakau dan dapat menimbulkan efek ketagihan, serta dapat menaikkan tekanan darah. Nikotin bersifat toksik karena pada dosis 60 mg untuk orang dewasa dapat menimbulkan paralisis atau kegagalan pernapasan yang akhirnya dapat menimbulkan kematian. Selain itu, nikotin dapat meningkatkan detak jantung yang berakibat otot-otot jantung bekerja lebih keras dari biasanya, akhirnya otot-otot jantung akan mengalami kerusakan.
b. Karbon Monoksida
Rokok yang dibakar akan mengeluarkan gas karbon monoksida. Orang yang menghisap asap rokok yang mengandung karbon monoksida, akan timbul efek dalam tubuhnya berupa terhambatnya pengikatan oksigen oleh tubuh dan pengiriman oksigen ke dalam sel-sel tubuh yang akhirnya dapat membuat napas menjadi sesak.
c. Tar
Tar merupakan zat kimia yang muncul ketika tembakau dibakar. Tar yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menimbulkan kanker paru-paru.
d. Asam Sianida
Asam sianida merupakan zat racun yang dapat merusak alat-alat pencernaan.

Selain pada rokok, zat adiktif juga terdapat pada minuman keras. Minuman keras mengandung alkohol yang dapat menimbulkan efek ketagihan. Alkohol memberikan efek memabukkan bagi orang yang meminumnya. Alkohol merupakan hasil fermentasi berbagai bahan makanan, seperti gandum, singkong, dan beras ketan. Alkohol telah digunakan sebagai bahan campuran minuman keras dengan kadar tertentu dan telah dipasarkan dengan berbagai merek dagang, di antaranya:
a) Bir memiliki kandungan alkohol 3-7%.
b) Anggur memiliki kandungan alkohol 12 - 14%.
c) Wiski dan brandi memiliki kandungan alkohol 35%.

Orang yang meminum alkohol memiliki ciri-ciri riang, gembira, banyak tertawa, muka memerah, jalan sempoyongan, bicara ngelantur, dan tingkah laku tidak karuan.

Pengertian Jenis Macam Zat Adiktif


Bahaya yang ditimbulkan bagi orang yang meminum minuman yang beralkohol, di antaranya:
a) Sistem syarafnya terganggu sehingga menurunkan tingkat kesadaran.
b) Konsumsi secara berlebihan dapat menghentikan kerja otak.
c) Sistem kerja darah mengalami gangguan sehingga menyebabkan muka merah.
d) Timbulnya penyakit hipotermia.
e) Rusaknya ginjal sehingga tidak dapat menyerap cairan.
f) Rusaknya organ-organ pencernaan makanan.



Pencegahan dan Pengobatan Ketergantungan Zat Adiktif
Dalam upaya pencegahan dan pengobatan ketergantungan zat adiktif pada rokok, maka dilakukan hal-hal sebagai berikut:
a) Tidak mencoba untuk merokok.
b) Memahami bahaya merokok dengan sering mengikuti seminar atau penyuluhan anti rokok.
c) Mengurangi pergaulan dengan orang yang merokok.
d) Bagi orang yang merokok, sebaiknya sering memeriksakan kesehatannya ke dokter.
e) Bagi orang yang merokok, harus menghormati orang yang tidak merokok, yaitu dengan tidak merokok di sembarang tempat.
f) Bagi orang yang merokok, sebaiknya meminum obat atau jamu yang dapat mengurangi efek racun dalam rokok.

Sedangkan, untuk pencegahan dan pengobatan ketergantungan zat adiktif pada minuman keras, perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut:
a) Tidak mencoba untuk meminum minuman keras.
b) Menjauhi minuman keras.
c) Mengurangi pergaulan dengan orang yang meminum minuman keras.
d) Bagi orang yang meminum minuman keras, sebaiknya meminum obat atau jamu yang dapat menetralisir dampak minuman keras.
e) Bagi orang yang meminum minuman keras, hendaknya lebih sering memeriksakan kesehatannya ke dokter
f) Bagi orang yang meminum minuman keras, segeralah bertaubat dan memahami bahwa meminum minuman keras itu haram.



Sekian mengenai Pengertian Jenis Macam Zat Adiktif, semoga ini dapat bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun