Selasa, 26 September 2017

Rumus Efek Doppler - Mungkin kamu pernah mengalami saat kamu berada di pinggir jalan, tiba-tiba terdengar suara sirine ambulans.Saat ambulans itu masih jauh, suara sirine terdengar lemah. Namun, saat ambulans itu melintas di depan, kamu mendengar suara sirine bertambah tinggi (frekuensi bertambah). Dan saat ambulans meninggalkanmu, suara sirinenya melemah (frekuensi berkurang). Gejala ini disebut dengan efek Doppler. Saat sumber bunyi dan pendengar saling bergerak relatif, frekuensi bunyi yang terdengar oleh kedua belah pihak tidak sama.

Secara matematis, efek Doppler dirumuskan dengan:

Rumus Efek Doppler


fp = frekuensi yang didengar oleh pendengar (Hz)
fs = frekuensi sesungguhnya dari sumber bunyi (Hz)
v = cepat rambat bunyi (m/s)
vf = kecepatan pendengar (m/s)
vs = kecepatan sumber bunyi (m/s)

Tanda ± dari persamaan di atas berlaku dengan ketentuan:
1) Pendengar mendekati sumber ? vp bertanda (+)
2) Pendengar menjauhi sumber ? vp bertanda (–)
3) Sumber mendekati pendengar ? vs bertanda (–)
4) Sumber menjauhi pendengar ? vs bertanda (+)

Sebelumnya mengenai Rumus Frekuensi dan Tinggi Nada ini mngkin dapat membantu


1. Sebuah ambulans bergerak mendekati Iman yang sedang diam di pinggir jalan dengan kecepatan 72 km/jam. Jika frekuensi dari sumber bunyi adalah 70 Hz, dan cepat rambat bunyi pada saat itu adalah 340 m/s, berapakah frekuensi bunyi yang terdengar oleh Iman?

Soal Efek Doppler


2. Seorang pengendara motor bergerak dengan kecepatan 20 m/s mendekati sebuah sumber suara yang bergerak dengan kecepatan 10 m/s menjauhi pengendara motor tersebut. Jika frekuensi bunyi yang terdengar oleh pengendara motor adalah 74 Hz dan cepat rambat bunyi di udara adalah 340 m/s, berapakah frekuensi bunyi pada sumber suara?

Soal Jawaban Efek Doppler



Sekian mengenai Rumus Efek Doppler, semoga ini bisa membantu

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun