Kamis, 28 September 2017

Sifat Pemantulan Cahaya pada Cermin Cekung dan Cembung - Cermin lengkung adalah cermin yang permukaan pantulnya berupa bidang lengkung. Cermin lengkung dibagi menjadi dua jenis, yaitu cermin cekung (cermin konkaf atau cermin positif) yang permukaan pantulnya merupakan bidang cekung, dan cermin cembung (cermin konveks atau cermin negatif) yang permukaan pantulnya merupakan bidang cembung. Berbeda dengan cermin datar, pada cermin lengkung, bayangan yang terbentuk bisa merupakan bayangan maya atau nyata. Selain itu, bayangan yang terbentuk dapat mengalami perbesaran. Jika perbesarannya antara 0 dan 1, maka bayangannya menjadi makin kecil.

Namun, jika perbesarannya lebih dari 1, maka bayangannya menjadi makin besar.


Pemantulan Cahaya Cermin Cekung

Cermin cekung mempunyai bagian-bagian yang terlihat seperti pada Gambar 17.7.

Cermin Cekung


P adalah titik pusat kelengkungan cermin. O adalah titik potong sumbu utama dengan cermin cekung. F adalah titik fokus cermin yang berada di tengahtengah antara titik P dan titik O. Jika R adalah jari-jari kelengkungan cermin, yaitu jarak dari titik P ke titik O dan f adalah jarak fokus cermin, yaitu jarak dari titik fokus cermin (F) ke titik O, maka berlaku hubungan:

Rumus Cermin Cekung


Cermin cekung memiliki sifat yang dapat mengumpulkan cahaya (konvergen). Dengan demikian, jika terdapat berkasberkas cahaya sejajar mengenai permukaan cermin cekung, maka berkas-berkas cahaya pantulnya akan melintasi satu titik yang sama.

Sebelumnya mengenai Hukum Pemantulan Cahaya mungkin dapat membantu anda

Rumus Cermin Cekung 1


Seperti halnya pada cermin datar, pada cermin lengkung berlaku hukum pemantulan cahaya. Pada cermin cekung berlaku hukum pemantulan sinar istimewa, yaitu sebagai berikut:
1) Berkas sinar datang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus (F).

Cermin Cekung 11


2) Berkas sinar datang melalui titik fokus (F) akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama.

Cermin Cekung 111


3) Berkas sinar datang melalui pusat kelengkungan (P) akan dipantulkan kembali melalui pusat kelengkungan (P).

Cermin Cekung 1111


4) Berkas sinar datang dengan arah sembarang akan dipantulkan sedemikian sehingga sudut datang sama dengan sudut pantul.

Cermin Cekung 11111


Untuk membentuk bayangan sebuah benda yang terletak di depan cermin cekung, kita cukup menggunakan dua buah berkas sinar istimewa di atas. Pembentukan bayangan benda pada cermin cekung antara lain:
1) Benda terletak antara F dan O

Cermin Cekung 111111


Sifat bayangan yang terbentuk adalah tegak, maya, diperbesar, terletak sebelum titik O

2) Benda terletak pada titik F

Cermin Cekung 1111111


Tidak akan terbentuk bayangan atau bayangan ada di tak hingga.

3) Benda terletak antara F dan P

Cermin Cekung 11111111


Sifat bayangan yang terbentuk adalah terbalik, nyata, diperbesar, terletak setelah titik P

4) Benda terletak pada titik P

Cermin Cekung 111111111


Sifat bayangan yang terbentuk adalah terbalik, nyata, sama besar, terletak pada titik P

5) Benda terletak setelah titik P

Cermin Cekung 1111111111


Sifat bayangan yang terbentuk adalah terbalik, nyata, diperkecil, terletak antara F dan P.



Pemantulan Cahaya Cermin Cembung

Cermin cembung mempunyai bagianbagian yang terlihat seperti pada Gambar 17.9.

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung


P adalah titik pusat kelengkungan cermin. O adalah titik potong sumbu utama dengan cermin cembung. F adalah titik fokus cermin yang berada di tengahtengah antara titik P dan titik O. R adalah jari-jari kelengkungan cermin, yaitu jarak dari titik P ke titik O dan f adalah jarak fokus cermin.

Cermin cembung memiliki sifat yang dapat menyebarkan cahaya (divergen). Dengan demikian, jika terdapat berkasberkas cahaya sejajar mengenai permukaan cermin cembung, maka berkas-berkas cahaya pantulnya akan disebarkan dari satu titik yang sama.

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung 1


Pada cermin cembung berlaku hukum pemantulan sinar istimewa, yaitu sebagai berikut:
1) Berkas sinar datang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus (F).

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung 11


2) Berkas sinar datang menuju titik fokus (F) akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama.

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung 111


3) Berkas sinar datang menuju pusat kelengkungan (P) akan dipantulkan kembali seolah-olah berasal dari pusat kelengkungan (P).

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung 1111


4) Berkas sinar datang dengan arah sembarang akan dipantulkan sedemikian sehingga sudut datang sama dengan sudut pantul.

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung 11111


Untuk membentuk bayangan sebuah benda yang terletak di depan cermin cembung, kita cukup menggunakan 2 buah berkas sinar istimewa di atas. Bayangan benda pada cermin cembung selalu berada antara titik O dan F. Perhatikan gambar berikut!

Pemantulan Cahaya Cermin Cembung 111111


Sifat bayangan selalu tegak, maya, diperkecil, terletak di antara titik O dan titik F



Sekian mengenai Sifat Pemantulan Cahaya pada Cermin Cekung dan Cembung, semoga ini dapat membantu

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun