Senin, 09 Oktober 2017

Rumus Sifat Bayangan Teropong Bintang, Bumi dan Prisma. Teropong atau teleskop adalah alat yang digunakan untuk melihat benda-benda yang jauh agar tampak lebih dekat dan jelas.

Ada beberapa jenis teropong, yaitu teropong bintang, teropong bumi, dan teropong prisma. Berikut ini adalah uraian tentang jenis-jenis teropong.



Teropong Bintang
Teropong bintang sederhana terdiri dari dua buah lensa bikonveks, yaitu lensa objektif yang dekat ke benda dan lensa okuler yang dekat ke mata. Benda-benda yang diamati oleh teropong bintang adalah benda-benda yang sangat jauh (seperti bulan, planet, bintang, dan sebagainya), karena itu benda ini dianggap berada di tak terhingga.


Sebelumnya mengenai Mikroskop ini mungkin dapat membantu anda

Benda di tak hingga akan dibiaskan sehingga bayangannya berada di titik fokus lensa objektif. Karena untuk mengamati benda-benda astronomi biasanya diperlukan waktu yang lama, maka diusahakan agar mata tidak berakomodasi agar tidak mudah lelah. Agar mata tidak berakomodasi, maka bayangan dari lensa objektif harus berada tepat di titik fokus lensa okuler. Hal ini menyebabkan titik fokus lensa objektif dan titik fokus lensa okuler berimpit.

Perbesaran pada teropong bintang adalah:

Sifat Bayangan Teropong Bintang, Bumi dan Prisma


Panjang teropong bintang adalah:

Bayangan Teropong Bintang, Bumi dan Prisma

Teropong Bintang, Bumi dan Prisma



Teropong Bumi
Teropong bumi adalah alat optik yang digunakan untuk melihat benda-benda jauh di permukaan bumi. Prinsip kerja teropong bumi sama dengan prinsip kerja teropong bintang. Hanya saja, bayangan yang terbentuk oleh teropong bintang terbalik, dan hal ini akan menyulitkan jika objek yang diamati berada di bumi. Karena itu, pada teropong bumi ditambahkan sebuah lensa bikonveks sebagai pembalik.

Teropong  Bumi


Perbesaran pada teropong bumi adalah:

rumus Teropong  Bumi


Panjang teropong bumi adalah:

rumus Teropong  Bumi 1


Teropong Prisma
Teropong bumi dengan lensa pembalik menjadi relatif panjang. Masalah ini dapat dipecahkan dengan menggunakan prisma sebagai pengganti lensa pembalik. Dengan demikian, teropong bumi yang menggunakan prisma sebagai pembalik disebut teropong prisma. Teropong prisma menggunakan dua buah prisma segitiga yang berfungsi sebagai cermin dengan sudut 90°. Prisma ini membalikkan berkas sinar sehingga bayangan benda yang terbentuk sama besar dan terbalik. Selain itu, dengan menggunakan dua buah prisma, panjang teropong dapat diperpendek.


Lensa objektif sebuah teropong bintang memiliki titik fokus 3 m, sedangkan titik fokus lensa okulernya 10 cm. Jika teropong tersebut digunakan untuk mengamati benda luar angkasa tanpa berakomodasi, tentukan:
a. Perbesaran anguler teropong
b. Panjang teropong

Teropong Prisma

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun