Minggu, 19 November 2017


Kamu pasti pernah mendengar berita dari televisi tentang kasus pencurian kayu dari hutan Indonesia yang merugikan negara sangat besar, ataupun peristiwa kebakaran hutan di Kalimantan. Peristiwa-peristiwa tersebut berkaitan dengan kerusakan lingkungan hidup.

Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Untuk mengetahui lebih jauh, dalam bab ini akan diuraikan tentang lingkungan hidup dan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Rangkuman Materi Lingkungan Hidup


1. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.

2. Lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan hidup alamiah dan lingkungan hidup buatan.

3. Unsur lingkungan hidup dibagi menjadi tiga, yaitu biotik, abiotik dan sosial budaya.

4. Unsur biotik adalah segala makhluk hidup yang terdapat di sekitar kita, seperti tumbuh-tumbuhan, hewan, dan binatang.

5. Unsur abiotik adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar kita yang berwujud benda-benda mati, seperti tanah, air, udara, mineral, gas, energi dan sinar matahari.

6. Unsur-unsur budaya adalah segala sesuatu yang berasal dari hasil pikiran dan akal budi manusia, unsur-unsur budaya termasuk di dalamnya semua ciptaan manusia, seperti gudang-gudang, jalan-jalan, kendaraan bermotor, industri dan sebagainya termasuk pranata-pranata yang terbentuk melalui proses berpikir manusia.

7. Bentuk kerusakan lingkungan yang disebabkan faktor alam pada umumnya merupakan bencana alam, seperti letusan gunung api, banjir, abrasi, angin puting beliung, gempa bumi, tsunami, dan sebagainya.

8. Bentuk kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia, di antaranya pencemaran sungai oleh limbah industri, penebangan hutan secara massal dan ilegal, dan sebagainya.

9. Pembangunan berwawasan lingkungan dapat diartikan sebagai gabungan antara pembangunan dan kemajuan dengan usaha untuk memelihara lingkungan agar sumber-sumber daya alam di sekitar kita, seperti sumber air, hutan, tanah, udara, energi, mineral, dan lain-lain yang telah digunakan tidak hilang dan musnah sehingga dapat digunakan kembali.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun