Minggu, 24 Desember 2017

Macam Macam Bentuk Jenis Pasar – Adalah Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat jenis pasar yang beraneka ragam.



Berdasarkan waktu kegiatannya, pasar dibedakan menjadi empat macam sebagai berikut.
1. Pasar Harian
Pasar harian, yaitu pasar yang kegiatannya berlangsung setiap hari. Transaksi jual beli barang kebutuhan pokok terjadi setiap hari. Contoh pasar harian adalah pasar tradisional, supermarket, hypermarket, supermall, toserba, dan sebagainya.

Macam Macam Bentuk Jenis Pasar


2. Pasar Mingguan
Pasar mingguan, yaitu pasar yang kegiatannya berlangsung satu minggu sekali, pada hari-hari tertentu. Contoh, pasar minggu, pasar senen, pasar rabu, dan sebagainya.

3. Pasar Bulanan
Pasar bulanan, yaitu pasar yang kegiatannya berlangsung setiap satu bulan sekali, contohnya pasar yang diadakan di seputar sebuah pabrik setiap awal bulan. Pada saat itu, biasanya para karyawan mendapatkan gaji dari perusahaan sehingga dijadikan peluang oleh para pedagang untuk mengadakan pasar sederhana.

4. Pasar Tahunan
Pasar tahunan, yaitu pasar yang kegiatannya berlangsung setiap satu tahun sekali. Pasar ini biasanya digelar untuk memperingati peristiwa tertentu yang dianggap penting. Contoh, Pekan Raya Jakarta yang diselenggarakan untuk memperingati hari ulang tahun Kota Jakarta sekaligus untuk mempromosikan berbagai jenis barang kepada konsumen.






Berdasarkan strukturnya, pasar dibagi menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar
bukan persaingan sempurna.
1. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna, yaitu pasar tempat interaksi antara permintaan dan penawaran terjadi dengan jumlah yang tidak terbatas. Harga yang terbentuk merupakan harga yang benar-benar mencerminkan keinginan produsen dan konsumen.
Ciri-ciri pasar persaingan sempurna sebagai berikut.
a) Jumlah pembeli dan penjual sangat banyak. Oleh karena itu, produsen atau konsumen tidak bisa memengaruhi harga pasar. Harga pasar terbentuk murni hasil interaksi permintaan dan penawaran. Produsen hanya bisa menerima harga pasar.
b) Barang yang dijual bersifat homogen. Barang yang dihasilkan benar-benar sama dalam segala hal. Tidak terdapat perbedaan yang nyata di antara barang yang dijual.
c) Pembeli maupun penjual bebas untuk keluar masuk pasar. Selama memungkinkan masih bisa mendapat keuntungan, baik penjual maupun pembeli boleh masuk ke dalam pasar.
d) Informasi tentang pasar diketahui dengan sempurna. Penjual dan pembeli mengetahui dengan sempurna informasi mengenai harga jual, biaya produksi, kualitas barang, dan lain-lain.
e) Bebas dari campur tangan pemerintah. Pemerintah tidak memiliki wewenang dalam menetukan harga di pasar karena harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar.

Dalam kenyataannya saat ini, pasar persaingan sempurna tidak pernah ada. Hal ini disebabkan asumsi-asumsi yang menjadi syaratnya sangat sulit untuk dipenuhi dalam kondisi saat ini. Namun, ada pasar yang mendekati pasar persaingan sempurna, di antaranya pasar ikan, pasar beras, pasar sayur-sayuran.

Pasar bukan persaingan sempurna, yaitu pasar yang tidak memenuhi ciri-ciri pasar persaingan sempurna. Jika seorang penjual dapat memengaruhi harga pasar, maka tempat penjual tersebut adalah pasar bukan persaingan sempurna.
Bentuk pasar bukan persaingan sempurna terdiri atas berikut ini.
a. Pasar Monopoli
b. Pasar Oligopoli
c. Pasar Monopsoni
d. Pasar Oligopsoni
e. Pasar Persaingan Monopolistis

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun