Rabu, 27 Desember 2017

Pasar Konkrit Dan Pasar Abstrak – Adalah Selain macam-macam pasar yang sudah dijelaskan di atas, terdapat jenis pasar lainnya, yaitu pasar konkret dan pasar abstrak. Pengelompokan ini berdasarkan ada tidaknya atau tampak tidaknya barang yang diperjualbelikan pada saat terjadi proses transaksi.



Pasar Konkret

Pasar konkret, yaitu pasar dengan barang yang dijual ada di tempat dan bisa langsung dibawa pembeli. Pada umumnya, pasar yang kita temui sehari-hari adalah bentuk pasar konkret dengan barang yang diperjualbelikan ada di tempat.

Ciri-ciri pasar konkret, di antaranya:
a) barang yang diperjualbelikan ada di tempat;
b) penjual dan pembeli bertemu secara langsung;
c) membutuhkan tempat untuk menyimpan barang;
d) barang yang dibeli dapat langsung dibawa pulang;
e) barang yang dijual biasanya berupa barang kebutuhan pokok.

Contoh pasar konkret di antaranya adalah pasar tradisional, pasar ikan, pasar elektronik, pasar swalayan, supermarket, hypermarket, mall, dan supermall.

Pasar Konkrit Dan Pasar Abstrak





Pasar Abstrak

Pasar abstrak, yaitu pasar dengan barang yang diperjualbelikan tidak ada di tempat secara langsung. Proses jual beli dalam pasar abstrak tidak mesti berhadapan langsung, namun bisa melalui telepon, surat, dan internet. Contoh pasar abstrak adalah sebagai berikut.


a. Pasar uang
Pasar uang, yaitu tempat diperjualbelikannya surat berharga atau dana yang memiliki masa jatuh tempo kurang dari satu tahun. Pasar uang merupakan pilihan alternatif bagi pihak yang membutuhkan dana jangka pendek. Di pasar uang bertemu antara pihak yang kekurangan dana dengan pihak yang kelebihan dana. Harga terbentuk melalui interaksi permintaan dan penawaran. Surat berharga yang diperjualbelikan di pasar uang adalah sebagai berikut.

1) Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
2) Sertifikat deposito
3) Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)


Pasar modal, yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli modal. Pasar modal merupakan sarana bagi perusahaan mendapatkan dana jangka panjang, artinya lebih dari satu tahun. Pasar modal juga dikenal dengan nama bursa efek.

Lahirnya pasar modal di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran serta pemerintah Belanda pada zaman penjajahan. Pada tahun 1912, bursa efek pertama kali dibentuk oleh pemerintah Hindia Belanda yang kedudukannya di Batavia (sekarang Jakarta). Selanjutnya, pada tahun 1914 dikarenakan terjadi Perang Dunia ke-1, bursa efek yang telah dua tahun beroperasi ditutup.



c. Pasar Valuta Asing
Pasar valuta asing, yaitu tempat diperjualbelikannya mata uang asing yang dihitung menurut nilai tukar atau kurs valuta. Nilai atau harga valuta asing ditentukan berdasarkan permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar valuta asing. Oleh karena itu, nilai atau harga valuta asing sering berubah-ubah setiap saat. Tempat jual beli valuta asing biasa disebut Money Changer.

Pasar valuta asing hadir sebagai efek terjadinya perdagangan antarnegara. Ketika suatu negara melaksanakan perdagangan maka harus disepakati mata uang apa yang akan dijadikan alat pembayaran. Alat pembayaran yang telah diterima sebagai alat pembayaran internasional adalah Dollar Amerika Serikat ($ US). Contohnya, orang Indonesia yang membeli barang dari Amerika Serikat harus menggunakan Dollar Amerika Serikat. Mata uang Dollar Amerika Serikat dapat diperoleh di pasar valuta asing.

Terdapat beberapa manfaat pasar valuta asing di antaranya sebagai berikut:
1) memudahkan arus pembayaran ke luar negeri;
2) memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan mata uang asing;
3) meningkatkan kegiatan perdagangan internasional.


d. Pasar tenaga kerja
Pasar tenaga kerja, yaitu tempat bertemunya pihak pencari kerja dan pihak yang membutuhkan tenaga kerja. Di Indonesia pasar tenaga kerja dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta lembaga swasta yang mendapat izin pemerintah. Melalui pasar tenaga kerja pihak yang membutuhkan tenaga kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Bagi pencari kerja melalui pasar tenaga kerja dapat memilih perusahaan, lembaga yang sesuai dengan pendidikan, dan keahlian yang dimiliki.


Beberapa manfaat pasar tenaga kerja di antaranya sebagai berikut:
1) memudahkan pencari kerja memilih pekerjaan sesuai dengan pendidikan dan keahlian yang dimiliki;
2) bagi pencari tenaga kerja memudahkan mencari tenaga kerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan;
3) membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran.


e. Bursa komoditi
Bursa komoditi, yaitu tempat diperjualbelikannya barang komoditi dengan menyertakan contoh saja. Jadi dalam bursa komoditi penjual cukup membawa contoh komoditas yang disertai dengan spesifikasi lengkap dari komoditas yang dijual. Contoh barang yang diperjualbelikan di bursa komoditi adalah beras, kopi, tembakau, gula, minyak kelapa sawit, dan lain lain. Di Indonesia, bursa komoditi dilaksanakan dan diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapebti).

Terdapat beberapa manfaat yang diperoleh dari bursa komoditi di antaranya sebagai berikut:
1) menghindari fluktuasi harga dari para tengkulak;
2) mempercepat arus peredaran barang kebutuhan masyarakat;
3) sumber penerimaan negara melalui kegiatan ekspor.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun