Rabu, 27 Desember 2017

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal - Adalah mari kita bahas dengan materi materi dibawah ini.



Pasar uang

Pasar uang, yaitu tempat diperjualbelikannya surat berharga atau dana yang memiliki masa jatuh tempo kurang dari satu tahun. Pasar uang merupakan pilihan alternatif bagi pihak yang membutuhkan dana jangka pendek. Di pasar uang bertemu antara pihak yang kekurangan dana dengan pihak yang kelebihan dana. Harga terbentuk melalui interaksi permintaan dan penawaran. Surat berharga yang diperjualbelikan di pasar uang adalah sebagai berikut.

1) Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
SBI adalah surat berharga yang dikeluarkan Bank Indonesia dengan nilai nominal tertentu. SBI diterbitkan Bank Indonesia agar bank umum yang kelebihan dana (likuiditas) dapat menyalurkan dananya itu dengan membeli SBI. Apabila dana tersebut dibiarkan mengalir ke masyarakat, maka akan terjadi inflasi karena jumlah uang yang beredar bertambah.
2) Sertifikat deposito
Sertifikat deposito adalah surat berharga yang diterbitkan bank umum dengan nilai nominal tertentu dengan masa jatuh tempo tertentu. Sertifikat deposito tidak dapat dicairkan sebelum masa jatuh tempo. Apabila nasabah meminta dana deposito sebelum masa tempo, maka akan dikenakan denda.
3) Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
SBPU adalah surat berharga yang diterbitkan Bank Indonesia dengan nilai nominal tertentu. SBPU diterbitkan Bank Indonesia untuk membantu bank umum yang mengalami kekurangan dana sehingga kebutuhan dananya terpenuhi.

Terdapat beberapa manfaat pasar uang di antaranya:
1) menjadi sarana penyaluran dana yang tidak produktif;
2) sarana alternatif mencari sumber dana jangka pendek;
3) memudahkan pengusaha mencari dana untuk pengembangan usaha;
4) alat Bank Sentral untuk mengatur jumlah uang beredar.


Pasar modal

Pasar modal, yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli modal. Pasar modal merupakan sarana bagi perusahaan mendapatkan dana jangka panjang, artinya lebih dari satu tahun. Pasar modal juga dikenal dengan nama bursa efek.

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal


Lahirnya pasar modal di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran serta pemerintah Belanda pada zaman penjajahan. Pada tahun 1912, bursa efek pertama kali dibentuk oleh pemerintah Hindia Belanda yang kedudukannya di Batavia (sekarang Jakarta). Selanjutnya, pada tahun 1914 dikarenakan terjadi Perang Dunia ke-1, bursa efek yang telah dua tahun beroperasi ditutup.




Tahukah kamu apa perbedaan pasar modal dengan pasar uang? terdapat beberapa hal yang membedakan antara pasar uang dengan pasar modal sebagai berikut:
1) dilihat dari objek yang diperdagangkan, pasar uang memperdagangkan surat berharga jangka pendek, sedangkan di pasar modal surat berharga jangka panjang;
2) dilihat dari tingkat risikonya, pasar uang risikonya lebih tinggi daripada pasar modal;
3) dilihat dari tingkat bunga, sebagai konsekuensi jangka waktu yang lebih pendek, maka tingkat bunga di pasar uang lebih tinggi daripada pasar modal;
4) dilihat dari sistem pengawasannya, kalau pasar uang langsung diawasi oleh pemerintah melalui Bank Central, sedangkan pasar modal diawasi oleh badan tersendiri yang disebut Bapepam.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun