Selasa, 09 Januari 2018

Pengertian dan Peran Pranata Sosial – Adalah mari kita bahas denna materi materi dibawah ini semoga ini berguna.


Pengertian Pranata Sosial
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995), pranata adalah sistem tingkah laku sosial yang bersifat resmi serta adat istiadat dan norma yang mengatur tingkah laku itu dan seluruh perlengkapannya, guna memenuhi berbagai kompleks kebutuhan manusia dalam masyarakat. Sementara itu, Hartomo (2004) menjelaskan pranata adalah sistem pola sosial yang tersusun rapi dan bersifat permanen serta mengandung perilaku-perilaku tertentu yang bersifat kokoh dan terpadu demi pemuasan dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat.

Pengertian dan Peran Pranata Sosial


Pranata sosial adalah terjemahan dari istilah asing social institution. Walaupun social institution ada yang menerjemahkan dengan istilah lembaga kemasyarakatan. Dipergunakan istilah pranata sosial karena social institution menunjuk pada adanya unsur-unsur yang mengatur perilaku para anggota masyarakat.

Sebelumnya mengenai Dampak Hubungan Sosial ini dapat menambah pengetahuan anda

Koentjaraningrat (1974) dalam bukunya berjudul Pengantar Antropologi mengatakan bahwa pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang terpusat kepada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks kebutuhan khusus dalam kebutuhan masyarakat. Adapun menurut Cohen (1983) menyatakan bahwa pranata sosial adalah sistem pola-pola sosial yang tersusun rapi dan relatif permanen serta mengandung perilaku-perilaku tertentu yang kokoh dan terpadu demi pemuasan dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat.

Dengan demikian, pranata sosial adalah suatu aturan atau kaidah yang mengatur perilaku seseorang di masyarakat agar sesuai dengan adat istiadat yang berlaku dan telah disepakati bersama oleh masyarakat setempat.



Peran Pranata Keluarga Dalam Pembentukan Kepribadian
Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang terdiri atas suami, istri, dan anak-anak (termasuk anak tiri dan anak angkat). Ada juga keluarga yang tidak mempunyai anak, tetapi biasanya mengambil anak angkat. Di dalam suatu keluarga kadang-kadang seorang suami mempunyai beberapa orang istri (poligami). Bahkan, pada masyarakat yang primitif ada seorang istri yang memiliki beberapa orang suami (poliandri).

Lingkungan keluarga adalah tempat pembentukan watak dan pendidikan budi pekerti yang paling penting. Sebab, hal itu diberikan sejalan dengan perkembangan kejiwaan anak. Oleh karena itu, di dalam keluarga juga perlu adanya pranata-pranata sosial yang harus ditaati oleh seluruh anggota keluarga. Salah satu pranata yang sangat berperan membentuk pribadi anak adalah ibu, bapak, dan saudara yang lebih tua.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun