Sabtu, 13 Januari 2018


Pernahkah kamu berbicara kepada temanmu dengan menggunakan telepon genggam? Mengirim telegram? Atau mungkin mengirim kartu ucapan hari raya melalui pos giro? Tindakan yang pernah kamu lakukan merupakan salah satu contoh bentuk hubungan sosial.


Pada bab ini, kamu akan belajar tentang bentuk-bentuk hubungan sosial  identifikasi faktor-faktor pendorong terjadinya hubungan sosial; dampak hubungan sosial; pengertian pranata sosial; peran pranata keluarga dalam pembentukan kepribadian; identifikasi fungsi pranata sosial; jenis-jenis pranata sosial; jenis pengendalian sosial; dan peran lembaga-lembaga pengendalian sosial.

Rangkuman Materi Pranata dan Penyimpangan Sosial


1. Bentuk-bentuk hubungan sosial meliputi:
a) bentuk kerja sama (cooperation),
b) bentuk persaingan (competation),
c) bentuk pertikaian (conflict).

2. Faktor-faktor pendorong terjadinya hubungan sosial adalah:
a) faktor imitasi,
b) faktor sugesti,
c) faktor identifikasi,
d) faktor simpati.

3. Dampak-dampak hubungan sosial terdiri atas dua jenis, yaitu sebagai berikut.
a) Asosiatif yang mencakup:
1) akomodasi (saling menyesuaikan),
2) asimilasi (perpaduan hasil dari saling penyesuaian),
3) akulturasi (proses penerimaan unsur budaya asing).

b) Disosiatif yang mencakup:
1) persaingan,
2) pertentangan,
3) pertikaian.

4. Peran pranata keluarga dalam pembentukan kepribadian sangat penting. Salah satu pranata yang sangat berperan membentuk pribadi anak adalah orang tua.

5. Jenis-jenis pranata sosial menurut Cohen, yaitu: a) kekeluargaan, b) pendidikan, c) keagamaan, d) ekonomi, dan e) pemerintahan. Adapun menurut Koentjaraningrat, yaitu: a) pranata kekeluargaan, b) pranata ekonomi, c) pranata pendidikan, d) pranata ilmiah, e) pranata keindahan dan rekreasi, f) pranata keagamaan, g) pranata pemerintahan, dan h) pranata kesehatan jasmaniah.

6. Jenis pengendalian sosial terdiri atas dua bagian, yaitu preventif dan represif.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun