Selasa, 20 Februari 2018

Pengertian Alat Pemuas Kebutuhan – Adalah setelah kita mengetahui berbagai macam kebutuhan, kita perlu mengetahui berbagai alat pemuas kebutuhan. Alat pemuas kebutuhan manusia lazimnya disebut produk, yang berupa barang (goods) dan jasa (service). Penggolongan produk menjadi barang dan jasa tersebut berdasarkan atas wujudnya.

Alat pemuas kebutuhan berupa barang adalah segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan yang sifatnya berwujud, dapat dilihat dan diraba. Contohnya, komputer, tas, buku, dan rumah. Alat pemuas kebutuhan berupa jasa adalah segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan yang sifatnya tidak berwujud. Contohnya, jasa dokter, guru, arsitek, tukang cukur, dan sopir taksi.



Pengertian Alat Pemuas Kebutuhan




Selain menurut wujudnya, alat pemuas kebutuhan dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis. Jenis-jenis alat pemuas kebutuhan tersebut, antara lain sebagai berikut.
a. Jenis barang menurut cara memperolehnya
Pemuas kebutuhan dapat dibedakan menurut besarnya pengorbanan yang kita lakukan untuk memperolehnya.
1. Barang ekonomi
2. Barang bebas
3. Barang illith
b. Jenis barang menurut kegunaannya
Menurut kegunaannya, barang atau alat pemuas kebutuhan dapat digolongkan menjadi dua.
1. Barang konsumsi
2. Barang produksi
c. Jenis barang menurut proses produksinya
Menurut proses produksinya, barang dapat dibedakan sebagai berikut.
1. Barang mentah (bahan baku)
2. Barang setengah jadi
3. Barang jadi
d. Jenis barang menurut hubungannya dengan barang lain
Setiap barang pemuas kebutuhan mempunyai hubungan dengan barang lainnya sesuai dengan fungsi dan peranannya, yaitu sebagai berikut.
a. Barang substitusi
b. Barang komplementer




Setiap barang mempunyai nilai guna atau manfaat tersendiri atau sering juga disebut utilitas (utility). Pada dasarnya manusia melakukan suatu proses produksi untuk meningkatkan nilai guna suatu barang. Kegunaan barang umumnya dapat digolongkan sebagai berikut.
a. Kegunaan bahan dasar (Elementary utility)
b. Kegunaan bentuk (Form utility)
c. Kegunaan waktu (Time utility)
d. Kegunaan tempat (Place utility)
e. Kegunaan kepemilikan (Ownership utility)

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun