Sabtu, 20 Oktober 2018

Kredit - Adalah mari kita bahas dengan materi dibawah ini:

Istilah kredit berasal dari bahasa Latin credere yang artinya percaya . Seseorang atau badan usaha yang memberi kredit (kreditur) percaya bahwa peminjam (debitur) pada masa mendatang akan sanggup memenuhi segala kewajibannya seperti yang telah dijanjikan.
Kredit diberikan oleh orang atau lembaga yang didasarkan atas unsurunsur pertimbangan kepercayaan, waktu, risiko, dan prestasi.
Tujuan pemberian kredit umumnya adalah mencari keuntungn berbentuk imbalan atau bagi hasil. Namun, tujuan utama pemberian kredit di negara kita adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tujuan pemberian kredit dapat dibedakan atas kepentingan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.


Fungsi dan Syarat Syarat Kredit



Fungsi Kredit
a. Meningkatkan daya guna barang
b. Meningkatkan daya guna uang
c. Meningkatkan peredaran dan lalu lintas uang
d. Menstabilkan moneter
e. Meningkatkan kegairahan berusaha
f. Meratakan pendapatan
g. Memperluas hubungan internasional

Syarat-syarat Kredit
Pemberian kredit kepada orang atau perusahaan yang memerlukan harus mempertimbangkan hal-hal yang dikenal dengan istilah 5C.
a. Karakter
b. Kemampuan
c. Modal
d. Jaminan
e. Kondisi ekonomi


a. Kredit menurut tujuan pemakaian
Berdasarkan tujuan pemakaiannya, kredit dikelompokkan menjadi kredit konsumtif dan produktif.
1. Kredit konsumtif
2. Kredit produktif
b. Kredit menurut waktu
1. Kredit jangka pendek
2. Kredit jangka menengah
3. Kredit jangka panjang
c. Kredit menurut jaminan
1. Kredit tanpa jaminan
2. Kredit dengan jaminan
d. Kredit menurut sumber
1. Kredit dalam negeri
2. Kredit luar negeri
e. Kredit menurut subjek
1. Kredit penjual
2. Kredit pembeli
3. Kredit perbankan
4. Kredit pemerintah
5. Kredit luar negeri

Kebaikan dan Keburukan Kredit
a. Kebaikan kredit
1. Meningkatkan produktivitas modal
Pemilik modal dapat meningkatkan produktivitas modal dengan meminjamkan uangnya kepada pengusaha yang memerlukannya sehingga produksi meningkat.
2. Memperlancar tukar-menukar
Dengan kredit timbul alat pembayaran baru berupa uang giral dan wesel sehingga pengusaha dapat memenuhi keperluannya menggunakan uang giral tersebut.
3. Meningkatkan peredaran barang
Barang yang diperjualbelikan dapat dibayar dengan uang giral atau dibeli secara kredit sehingga jumlah barang yang diperjualbelikan bertambah dan peredaran uang meningkat.
b. Keburukan kredit
1. Hidup konsumtif, artinya orang terdorong untuk melakukan transaksi yang terjadi di luar batas kemampuan ekonominya dengan cara membeli barang-barang konsumsi.
2. Jumlah uang yang beredar bertambah (inflasi), artinya kredit akan memperbesar jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang berakibat harga-harga naik (nilai uang turun).
3. Spekulasi, artinya dengan mengharapkan untung yang besar pengusaha membeli atau memperbesar usaha dengan cara meminjam. Akibat buruk akan terjadi bila perusahaan ternyata mengalami kerugian. Perusahaan tidak mampu lagi melunasi segala kewajibannya.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun