Selasa, 18 Desember 2018

Pengertian Pembangunan Ekonomi dan Perbedaannya dengan Pertumbuhan Ekonomi - Pembangunan ekonomi memiliki arti yang berbeda dengan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan ekonomi mencakup hal-hal yang lebih luas dibanding pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi bisa diartikan sebagai suatu keadaan perekonomian yang menunjukkan adanya kenaikan PDB (Produk Domestik Bruto) tanpa memandang apakah persentase kenaikan PDB tersebut lebih besar atau lebih kecil dibanding persentase kenaikan jumlah penduduk.

Pengertian PDB sendiri adalah jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan seluruh masyarakat di suatu negara selama satu tahun. Jadi, pertumbuhan ekonomi lebih difokuskan pada kenaikan jumlah PDB. Secara sederhana, suatu negara dikatakan telah mengalami pertumbuhan ekonomi bila jumlah PDB tahun sekarang lebih besar dibanding PDB tahun sebelumnya. Walaupun suatu negara telah mengalami pertumbuhan ekonomi, belum tentu negara tersebut telah mengalami pembangunan ekonomi.

Karena, pembangunan ekonomi mencakup hal yang lebih luas dibanding pertumbuhan ekonomi. Pembangunan ekonomi bisa diartikan sebagai proses yang bertujuan menaikkan pendapatan per kapita untuk jangka waktu yang panjang dan disertai adanya perubahan struktur ekonomi dan perkembangan IPTEK. Pendapatan per kapita diperoleh dengan rumus sebagai berikut:

Pembangunan Ekonomi dan Perbedaannya dengan Pertumbuhan Ekonomi


Karena pembangunan ekonomi bertujuan menaikkan pendapat per kapita, itu berarti pembangunan ekonomi tidak hanya menekankan pentingnya kenaikan PDB, tetapi juga memerhatikan apakah persentase kenaikan PDB lebih besar atau lebih kecil dibanding persentase kenaikan jumlah penduduk. Apabila persentase kenaikan PDB lebih kecil dibanding persentase kenaikan jumlah penduduk maka pendapatan per kapita akan turun. Dan, itu berarti pembangunan ekonomi yang dilaksanakan belum berhasil. Untuk mempermudah pemahaman, perhatikan tabel berikut yang menunjukkan ilustrasi kenaikan PDB dengan angka-angka yang disederhanakan.

Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi


Dari tabel tersebut persentase kenaikan PDB tahun 1991 adalah 20%.

Pembangunan Ekonomi


Dari tabel tersebut tampak persentase kenaikan jumlah penduduk tahun 1991 adalah 30%.

Pertumbuhan Ekonomi


Dari tabel di atas tampak bahwa pendapatan per kapita tahun 1990 sebesar Rp10,- dan pendapatan per kapita tahun 1991 sebesar Rp9,23. Ini berarti telah terjadi penurunan pendapatan per kapita. Hal itu terjadi karena persentase kenaikan PDB lebih kecil dibanding persentase kenaikan jumlah penduduk yakni 20% berbanding 30%.

Dari tabel-tabel di atas, kita juga dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya pada tahun 1991 telah terjadi pertumbuhan ekonomi, karena PDB tahun 1991 telah mengalami kenaikan dibanding PDB tahun 1990. Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi sebesar itu ternyata tidak cukup untuk meningkatkan pendapatan per kapita yang terjadi justru pada tahun 1991 pendapatan per kapita mengalami penurunan seperti yang telah diuraikan di atas. Apabila ingin meningkatkan pendapatan per kapita, maka persentase kenaikan PDB harus lebih besar dibanding persentase kenaikan jumlah penduduk.
Untuk memperjelas perbedaan pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi, perhatikan tabel berikut ini.

Tabel 2.1 Perbedaan pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi

Pembangunan Ekonomi Perbedaannya dengan Pertumbuhan Ekonomi


Untuk menghitung pertumbuhan ekonomi di suatu negara, dapat digunakan rumus berikut:

Contoh Pembangunan Ekonomi Perbedaannya dengan Pertumbuhan Ekonomi


cntoh soal\\Diketahui PDB tahun 2002 senilai Rp45.000 miliar dan PDB tahun 2003 senilai Rp50.000 miliar. Berapa pertumbuhan ekonomi tahun 2003? Jawab:

Contoh Soal Pembangunan Ekonomi Perbedaannya dengan Pertumbuhan Ekonomi


Adapun untuk mengukur berhasil tidaknya pembangunan ekonomi di suatu negara, dapat dilihat dari naiknya pendapatan per kapita secara terusmenerus dalam jangka panjang yang disertai dengan perubahan struktur ekonomi dan kemajuan IPTEK. Dan, diikuti pula dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pemerataan kesejahteraan. Untuk mengukur tingkat pemerataan kesejahteraan di masyarakat, bisa digunakan Koefisien Gini dan Kriteria dari Bank Dunia.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun