Sabtu, 29 Desember 2018

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi di Negara Maju dan Berkembang - Kita mengira bahwa pertumbuhan ekonomi di negara maju pasti lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Lalu, bagaimana sesungguhnya pertumbuhan ekonomi di negara maju dibanding negara berkembang? Untuk menjawabnya, perhatikan tabel pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia berikut ini.

Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Negara                             1994r      1995r      1996r

Negara Industri/Maju
Amerika Serikat              3,5 %      2,3 %      3,4 %
Jepang                             0,6 %      1,5 %      5,0 %
Jerman                             2,7 %      1,2 %      1,3 %
Prancis                             2,8 %     2,1 %       1,6 %
Italia                                2,2 %      2,9 %       0,7 %
Inggris                             4,4 %     2,8 %         2,6 %
Kanada                            4,7 %     2,6 %        1,2 %


Negara Berkembang
Afrika                             2,1 %     3,0 %       5,8 %
Amerika latin                  5,2 %     1,2 %       3,5 %
Asia                                9,6 %      9,0 %       8,2 %
NIEs Asia                       7,6 %     7,3 %        6,3 %
RRC                               12,6 %     10,5 %     9,7 %
Indonesia                        7,5 %      8,2 %        7,8 %
Singapura                        10,1 %    8,8 %       6,9 %
Malaysia                          9,2 %      9,5 %       8,6 %
Thailand                          8,8 %      8,7 %        5,5 %
Filipina                           4,4 %       4,8 %        5,7 %
Vietnam                          8,8 %      9,5 %         9,3 %

Keterangan: r = Revised Figures = angka yang telah diperbaiki
Sumber: IMF, World Economic Outlook, April 1999 – Bank Indonesia


Dari tabel di atas, tampak bahwa pertumbuhan ekonomi di negara maju ternyata lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Mengapa bisa demikian? Karena, di negara maju perekonomian sudah stabil dan hampir semua sumber daya sudah digunakan secara optimal. Berbeda dengan negara berkembang, sesuai dengan namanya (berkembang), negara-negara ini masih mungkin untuk terus berkembang, karena masih banyak sumber daya yang belum dikelola secara optimal. Jika sumber-sumber daya yang masih potensial tersebut dikelola dengan baik maka bisa menambah peningkatan PDB dengan mencolok. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi di negara berkembang menjadi lebih tinggi dibanding negara-negara maju. Alasan lain mengapa pertumbuhan ekonomi di negara berkembang lebih tinggi dibanding negara maju yaitu karena pertumbuhan ekonomi diukur dengan menggunakan rumus:

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi di Negara Maju dan Berkembang


Sehingga, pertumbuhan ekonomi hanya melihat berapa besar tambahan PDB suatu tahun dibanding PDB tahun sebelumnya. Rumus pertumbuhan ekonomi tidak mempersoalkan berapa besar nilai PDB suatu negara yang akan dihitung pertumbuhan ekonominya. Akibatnya, walaupun nilai PDB di negara maju tinggi sedangkan nilai PDB di negara berkembang rendah, tetapi bila dihitung tingkat pertumbuhan ekonominya, sering kali pertumbuhan ekonomi di negara maju lebih rendah dibanding negara berkembang. Agar lebih jelas, perhatikan ilustrasi nilai PDB dan pertumbuhan ekonomi negara maju dan negara berkembang berikut.

Tabel 2.2 Nilai PDB dan pertumbuhan ekonomi negara maju dan negara berkembang

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi di Negara Maju Berkembang


Dari tabel tampak walaupun nilai PDB negara maju jauh lebih tinggi dibanding negara berkembang, tetapi tingkat pertumbuhan ekonomi negara maju lebih rendah dibanding negara berkembang. Ada satu pertanyaan yang menarik, pertumbuhan ekonomi di negara berkembang umumnya lebih tinggi dibanding negara maju, tetapi mengapa tingkat kesejahteraan di negara berkembang lebih rendah dibanding negara berkembang? Jawabannya sederhana, karena tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai suatu negara tidak bisa digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat. Untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu negara lebih tepat jika menggunakan tingkat pendapatan per kapita, yang salah satunya menggunakan rumus sebagai berikut:

Rumus Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi di Negara Maju Berkembang


Pada umumnya, di negara maju pendapatan per kapita jauh lebih tinggi dibanding di negara berkembang. Karena, PDB yang dicapai juga jauh lebih tinggi, sementara jumlah penduduk di negara-negara maju umumnya tidak terlalu besar. Akibatnya, pendapatan per kapita mereka menjadi tinggi. Perhatikan tabel pendapatan per kapita berikut! Pendapatan per kapita negara berkembang dan negara maju tahun 1999 (dalam US$).

Contoh Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi di Negara Maju Berkembang



Sebelumnya mengenai Faktor Pemengaruh Pertumbuhan Perkembangan Ekonomi ini dapat menambah pengetahuan anda


“Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Asia”
Pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan Asia masih tercatat paling tinggi, yaitu mencapai 8,4 % pada tahun 1995. Kinerja ekonomi di RRC, kelompok NIEs dan ASEAN memberikan sumbangan terbesar bagi pertumbuhan yang tinggi tersebut. Pertumbuhan tinggi yang terus-menerus telah meningkatkan risiko pemanasan suhu perekonomian yang gejalanya mulai dirasakan oleh beberapa negara sejak 1994. Untuk mencegah terjadinya pemanasan suhu perekonomian, beberapa negara menerapkan kebijakan makroekonomi yang berhati-hati dan melaksanakan reformasi struktural. Upaya tersebut berdampak, antara lain pada penurunan laju inflasi pada tahun 1995 menjadi 10,9% dibandingkan dengan 13.5% dalam tahun sebelumnya. RRC sebagai negara berkembang yang penting dalam perekonomian Asia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 10.2% pada tahun 1995.
Sumber : Laporan Bank Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun