Sabtu, 15 Desember 2018




1. Arti kesempatan kerja: suatu yang menunjukkan tersedianya lapangan kerja yang siap diisi oleh pencari kerja.

2. Hubungan jumlah penduduk, tenaga kerja, angkatan kerja dan pengangguran
Hubungan tersebut tampak dalam skema berikut:
Gambar 7

3. Macam pengangguran
Berdasarkan lama waktu kerja:
a. Pengangguran terbuka
b. Setengah Menganggur
c. Pengangguran terselubung
Berdasarkan penyebab:
a. Pengangguran struktural, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh terjadinya perubahan struktur perekonomian.
b. Pengangguran konjungtural, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh pergerakan naik turunnya kegiatan perekonomian.
c. Pengangguran friksional, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh pergeseran (friksi) pekerja yang ingin berpindah kerja
d. Pengangguran musiman, yaitu pengangguran yang disebabkan oleh perubahan musim atau perubahan permintaan tenaga kerja secara berkala.


Rangkuman Materi Ketenagakerjaan


4. Dampak pengangguran:
a. Menurunkan aktivitas perkenomian
b. Menurunkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita.
c. Meningkatkan biaya sosial
d. Menurunkan tingkat keterampilan kerja
e. Menurunkan penerimaan negara

5. Cara mengatasi pengangguran
a. Memindahkan tenaga kerja ke tempat yang lebih membutuhkan
b. Membuka pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
c. Mendirikan industri dan proyek padat karya
d. Meningkatkan perputaran modal dan tenaga kerja
e. Menyadarkan masyarakat pentingnya menguasai teknologi modern
a. Meningkatkan daya beli masyarakat
b. Mengarahkan masyarakat menggunakan pendapatannya untuk membeli barang dan jasa
c. Menciptakan teknik-teknik pemasaran dan promosi yang menarik Friksional
Menyediakan sarana informasi lowongan kerja yang cepat, mudah dan murah
a. Memberikan latihan keterampilan kerja lain
b. Segera memberikan informasi bila ada lowongan kerja di sektor lain

6. Upaya peningkatan kualitas tenaga kerja
a. Jalur formal, seperti sekolah umum, sekolah kejuruan dan kursus-kursus.
b. Jalur non-Formal
- latihan kerja
- magang
- meningkatkan kualitas mental dan spiritual
- meningkatkan pemberian gizi dan kualitas kesehatan
- meningkatkan pengadaan seminar dan workshop yang berkaitan dengan pekerjaan tertentu.

7. Sistem upah: ada 10 macam sistem upah yaitu
a. sistem upah menurut waktu
b. sistem upah menurut prestasi
c. sistem upah borongan
d. sistem upah premi
e. sistem upah partisipasi
f. sistem upah mitra usaha
g. sistem upah indeks biaya hidup
h. sistem upah skala berubah
i. sistem upah produksi
j. sistem upah bagi hasil

Di Indonesia pengusaha bisa memilih sistem upah yang sesuai dengan jenis perusahaannya. Akan tetapi, pemerintah wajib menetapkan besarnya upah minimum agar pekerja bisa hidup layak. Berdasar PP No. 25 tahun 2000 UMR (Upah Minimum Regional) diubah menjadi UMP (Upah Minimum Propinsi) dan UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten).

Selain itu pemerintah mengeluarkan PP No 5 th. 2003 yang mengatur pajak penghasilan bagi pekerja yakni menyatakan: bagi para pekerja yang menerima upah yang jumlahnya kurang atau sama dengan UMP atau UMK maka pemerintah wajib menanggung atau membayar pajak penghasilan para pekerja tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun