Rabu, 02 Oktober 2019

Tujuan dan Fungsi APBN - Adalah mari kita bahas dengan rangkuman materi dibawah ini:


Keuangan Negara
Seperti sebuah rumah tangga, negara perlu mengatur dan mengelola keuangannya dengan baik. Agar bisa memenuhi semua pengeluarannya, negara harus memiliki pendapatan atau penerimaan. Dari mana saja pendapatan atau penerimaan negara bisa diperoleh? Untuk apa saja pengeluaran yang dilakukan oleh negara? Bagaimana mengatasi pendapatan yang lebih kecil dibandingkan pengeluaran, perlukah negara berutang ke luar negeri? Itulah yang akan kita pelajari sekarang.

Mempelajari cara-cara negara memperoleh pendapatan dan cara-cara negara membelanjakannya berarti mempelajari keuangan negara. Jadi, keuangan negara adalah ilmu yang mempelajari cara-cara negara atau pemerintah memperoleh pendapatan serta cara-cara negara atau pemerintah melakukan pengeluaran serta pengaruh-pengaruhnya terhadap perekonomian.


Tujuan dan Fungsi APBN




Tujuan dan Fungsi APBN
Berikut ini adalah penjelasan mengenai tujuan dan fungsi APBN.

a. Tujuan APBN
APBN disusun sebagai pedoman pendapatan dan belanja dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan negara. Dengan adanya APBN, pemerintah sudah mempunyai gambaran yang jelas mengenai apa saja yang akan diterima sebagai pendapatan dan pengeluaran apa saja yang harus dilakukan selama satu tahun. Dengan adanya APBN sebagai pedoman tersebut, diharapkan kesalahan, pemborosan, dan penyelewengan yang merugikan dapat dihindari. Dan, apabila APBN disusun dengan baik dan tepat, serta dilaksanakan sesuai aturan, maka akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, dan kemakmuran bangsa.



Sebelumnya mengenai Landasan Hukum APBN ini dapat menambah pengetahuan anda

b. Fungsi APBN
Fungsi APBN meliputi:
1) Fungsi Alokasi
Dengan adanya APBN, pemerintah dapat mengalokasikan (membagikan) pendapatan yang diterima sesuai dengan sasaran yang dituju. Misalnya, berapa besar untuk belanja (gaji) pegawai, untuk belanja barang, dan berapa besar untuk proyek.
2) Fungsi Distribusi
Dengan adanya APBN, pemerintah dapat mendistribusikan pendapatan yang diterima secara adil dan merata. Fungsi distribusi dilakukan untuk memperbaiki distribusi pendapatan di masyarakat sehingga masyarakat miskin dapat dibantu. Caranya, antara lain dengan melakukan kebijakan subsidi seperti subsidi BBM.
3) Fungsi Stabilisasi
Dengan adanya APBN, pemerintah dapat menstabilkan keadaan perekonomian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, dalam keadaan inflasi (harga barang dan jasa naik), pemerintah dapat menstabilkan perekonomian dengan cara menaikkan pajak. Dengan menaikkan pajak, jumlah uang yang beredar dapat dikurangi sehingga harga-harga dapat kembali turun.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan membangun